DURBAN - Xabi Alonso yang bermain pada posisi gelandang mengatakan, para pemain Tim Matador akhirnya lulus menghadapi tekanan besar dari sejumlah kalangan, hal ini terbukti lewat kemenangan Spanyol 1-0 melawan Jerman di babak semifinal Piala Dunia 2010.
Menjelang bergulirnya Piala Dunia di Afrika Selatan, Spanyol disebut-sebut sebagai tim favorit, namun, saat menjalani laga pembuka di babak penyisihan grup, tim ini menelan kekalahan 0-1 saat berhadapan dengan Swiss yang merupakan tim tidak diunggulkan.
Akhirnya, Spanyol masuk ke babak final untuk kali pertamanya di Piala Dunia dan harus menghadapi tim tangguh Belanda. "Kami telah berhasil mengatasi tekanan dengan cukup baik. Kami sadar bahwa tekanan yang datang sangat tinggi, namun predikat sebagai tim favorit tidak berarti apa-apa.
Yang paling penting, bisa menunjukkan permainan maksimal di lapangan,â papar Alonso. Gol kemenangan Spanyol di babak semifinal disumbang Carles Puyol lewat tandukkan kerasnya. Gol ini bermula dari tendangan sudut Xavi di babak kedua pertandingan.
"Permainan melawan Jerman merupakan gaya bermain yang kami butuhkan. Padahal jika melihat laga Jerman sebelumnya, kami sangat khawatir. Mereka mampu melakukan serangan balasan dan berhasil mencetak banyak gol ke gawang lawan,â ujarnya.
Alonso mengatakan, beruntung timnya mampu menjaga konsistensi permainan secara baik. "Kami bisa menguasai permainan, tetapi kami cukup lama untuk dapat mencetak gol yang diharapkan. Kami senang atas perolehan pada pertandingan itu,â ucapnya.
Alonso also praised the team's maturity in managing to impose their system on every opponent despite not scoring many goals.
Alonso juga memuji kematangan tim saat mengaplikasikan strategi permainan, meski tidak banyak mencetak gol.
"Ini gaya kami dan kami mengetahui cara bermain yang bagus, maka hasilnya kami bisa memenangkan permainan,â katanya. (AFP)
source : yahoo.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan kasih komentar anda :