sugeng rawuh.......!!!!!!!

selamat datang di blog alumni SMA Negeri ajibarang lulusan tahun 2009 " www.alumnismana2009.com"
disini nikmati dunia berbagai inspirasi dariku...
semoga dapat puas... XL kale... hee...hee
yang mau bergabung silahkan cari tahu di bacaan blog.. ada caranya.. ok!!! hidup smana!!!


Minggu, 30 Januari 2011

berita hot ! : UGM Tutup Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri



Yogyakarta, CyberNews. UGM menutup seleksi mahasiswa baru jalur mandiri (UM UGM). Sebagai gantinya, penerimaan mahasiswa baru akan dilaksanakan mengikuti pola Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Dengan pola itu, UGM melakukan dua cara seleksi yakni ujian tulis SNMPTN dan SNMPT jalur undangan.
Demikian penegasan Rektor UGM, Prof Ir Sudjarwadi MEng PhD, terkait dengan penerimaan mahasiswa baru bagi UGM, kemarin (17/1). Dikatakannya bahwa keberhasilan penyelenggaraan ujian masuk (UM) UGM pada tahun-tahun sebelumnya, menjadi titik tolak perubahan pola penerimaan mahasiswa baru UGM tahun ini. Seleksi mandiri jalur ujian tulis (Utul) UGM telah terbukti menunjukkan hasil yang sangat baik.
Salah satu indikator keberhasilan tercermin pada capaian Indeks Prestasi Komulatif (IPK) mahasiswa. ''Riset membuktikan rerata IPK mahasiswa melalui penjaringan Utul UM UGM lebih tinggi dibandingkan rerata IPK mahasiswa jalur UMPTN (SNMPTN),'' kata Rektor di ruang sidang pimpinan UGM.
Dijelaskan, para mahasiswa mampu memiliki IPK tinggi karena melalui proses seleksi yang baik. Dalam proses tersebut, soal-soal yang diujikan sangat berbobot. Sebab itu, pada seleksi mahasiswa baru tahun 2011, soal-soal yang dikembangkan UGM sepakat untuk diintegrasikan ke dalam Utul SNMPTN. ''Karena bagaimana pun UGM ingin mencari cara terbaik untuk membantu masyarakat agar bisa belajar di perguruan tinggi,'' ujarnya.
Semua perubahan itu, menurut Prof Sudjarwadi, mengacu pada Permendiknas 34/2010. Pembuatan soal seleksi SNMPTN tahun ini melibatkan tim yang berasal dari berbagai PTN, sebagian besar dari UGM, ITB, dan UI. ''Karena keberhasilan dalam membuat soal-soal ujian mandiri, maka keterlibatan tiga PTN, UGM, UI dan ITB, sangat besar. Bahkan, untuk menyusun soal-soal ujian seleksi SNMPTN nantinya masing-masing akan mengirimkan lebih 15 orang,'' tuturnya, sekaligus menandaskan UGM merasa tidak dirugikan akibat perubahan itu.
Direktur Administrasi Akademik UGM, Dr Budi Prasetyo Widyobroto DEA DESS menambahkan, penjaringan mahasiswa baru UGM seratus persen melalui pola SNMPTN, yang terdiri atas Utul SNMPTN dan Undangan. Dengan demikian, bagi calon mahasiswa yang ingin masuk UGM, dapat mendaftar melalui dua cara itu. ''Bagi yang sudah terlanjur mendaftar Utul dan PBS UM UGM, tidak perlu khawatir karena semua akan diintegrasikan ke dalam Utul SNMPTN dan SNMPTN jalur undangan,'' jelasnya.
Utul SNMPTN akan dilaksanakan pada tanggal 1 dan 2 Juni 2011, sedangkan hasilnya akan diumumkan pada akhir Juni 2011. Untuk seleksi mahasiswa baru SNMPTN jalur undangan akan dibuka mulai bulan Februari 2011.
( Bambang Unjianto / CN16 / JBSM )

sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/01/19/75808/UGM-Tutup-Penerimaan-Mahasiswa-Jalur-Mandiri

kenapa UM UGM 2011 gagal? ini faktornya kawan..

masjid-UGM
Banyak orang menawarkan cara lulus UM UGM 2011 melalui jalur PBS UGM maupun Ujian Mandiri UGM/UTUL UGM namun sedikit yang memberi informasi tentang faktor-faktor yang bisa menyebabkan seseorang gagal pada UM UGM 2011 kali ini. Bukan berarti melemahkan semangat juang, dengan mengetahui faktor-faktor penyebab gagal UM UGM 2011 tentunya teman-teman bisa lepas dari malapetaka gagal menadi mahasiswa UGM. Namun begitu, tetep deh temen-temen perlu membca ulang beberapa cara lulus UM UGM 2011.


Perlu temen-temen tahu bahwa seringkali mereka yang lulus pada UM UGM tahun-tahun sebelumnya belum tentu pintar atau bahkan cerdas. Banyak yang kemampuannya pas-pasan tetapi tetap lulus UM UGM. Sementara mereka yang juara kelas justru gagal pada tes UM UGM. Kenapa? Mungkin akan ada yang menjawab itu karena takdir dan keberuntungan. Namun apa harus selalu menyalahkan takdir dan keberuntungan saat gagal. Tentu saja tidak. Banyak dari teman-teman yang gagal pada UM UGM lebih karena disebabkan beberapa faktor non teknis yang sering kali dianggap sepele. Dan parahnya lagi, faktor-faktor penyebab gagal ini seringkali tak diperhatikan karena situasi UM UGM yang menyita pikiran dan phsikis.

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan beberapa temen-temen gagal lulus UM UGM, utamanya UM UGM 2011 :
1.    Mengabaikan Cara Mengisi LJK Yang Benar
Tak sedikit dari para calon mahasiswa yang gagal pada fase pengisian identitas nomor peserta atau kode-kode tertentu LJK. Kelihatannya sepele, tapi jika antara identitas verifikasi data pendaftaran UM UGM berbeda dengan identitas LJK apa mungkin opscan akan menerima? Tentu saja tidak. Pengoreksian secara komputer berbeda dengan pengoreksian secara manual sehingga kesalahan sedikit pun akan berakibat fatal. Faktanya, ada seorang calon mahasiwa UGM yang megngisi data pendaftaran dan LJK berbeda selama 3 tahun dan selama itupula ia dinyatakan gagal sebagai mahasiswa. So, perhatikan pengisian data dengan sebaik-baiknya pada LJK. Beri porsis waktu khusus untuk masalah ini karena meskipun jawaban teman-teman 100 % benar namun datanya keliru, tetap saja gagal jadi mahasiswa UGM
2.    Mengawur dan Mengawur
Sering sekali teman-teman terjebak dengan pasing grade yang dikeluarkan oleh bimbel-bimbel yang mungkin mendasarkan datanya pada UM UGM tahun-tahun sebelumnya. Ingat, teman-teman bukan ikut UM UGM tahun 2010,2009,2008, atau 2004. Tapi teman-teman menghadapi UM UGM 2011 atau PBS UGM 2011. Kalo pun ada passing grade, itu hanyalah prediksi. Sehingga teman-teman tidak perlu memaksakan diri untuk mencapai passing grade tertentu. Jika memang tidak bisa, letakkanlah pena karena jika salah nilai teman-teman akan diminus. Namun juga jangan cepat menyerah karena pada dasarnya soal-soal UM UGM bisa dikerjakan dengan menggunakan logika. Memang tidak dipungkiri bahwa ada soal-soal UM UGM yang memiliki jawaban ganda sehingga para calon mahasiswa bingung, namun jumlahnya kecil. So, jangan ngawur!?
3.    LJK Rusak, Tak Sadar
Sering sekali calon mahasiswa berlebihan takut saat LJK-nya sobek atau kotor karena khawatir jika LJK tadi tidak masuk opscan komputer. Namun sayang, sering sekali para calon mahasiswa kurang memperhatikan tanda kotak di sebalh kiri dan atau atas LJK UM UGM. Padahal, disitulah letak sensitiv sebuah LJK. Jika kotak-kotak tersebut rusak karena seobek atau kotor, sangat mungkin opscan tidak bisa membaca. Oleh karenanya lebihlah berhati-hati, terutama bagi teman-teman yang sering mengeluarkan keringat berlebih saat stress. Dikahwatirkan stress itu akan memunculkan keringat berlebih yang menyebabkan kotak kode LJK UM UGM 2011 menjadi rusak.
4.    Belajar Lembur
Untuk meraih gelar sarjana di UM UGM bukan hanya sehari dua hari atau sebulan atau dua bulan namun mungkin bisa 3 sampai 4 tahunan. Oleh karenanya, perlu belajar ektra agar bisa menjadi mahasiswa UGM. Perlu teman-teman sadari bahwa perbandingan untuk masuk jurusan kedikteran UGM bisa mencapai 1 : 100. Artinya satu kursi kuliah di jurusan kedokteran UGM bisa diperebutkan oleh seratus orang. So, masihkah brpikir belajar lembur saat menjelang tes UM UGM 2011? Semoga sudah ada persiapan jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan jika boleh menyarankan, harusnya teman-teman sudah mempersiapkan ini semua saat menginjakkan kaki di bangku kelas 1 SMA/MA
5.    Over PD dan Tidak PD
Dua penyakit yang jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi bumerang adang Percaya Diri alias PD. Dulu ketika kami mengikuti UM UGM, penyakit over PD memang sempat menginggapi. Pasalnya, kami berasal dari SMA terfavorit di kota Yogyakarta. Namun ternyata itu semua tak berarti saat bertemu dengan soal-soal UM UGM. Mau yang peringkat 1 dan peringkat 100, semua mengerjakan soal yang sama dan memiliki peluang yang sama. Jadi jangan sombong meskipun berasal dari SMA paling favorit di Indonesia sekalipun. Sebaliknya, seringkali penyakit kurang PD menghinggapi mereka yang berasal dari luar daerah, desa atau merasa kurang persiapan karena banyaknya kendala. Sikap seperti ini haruslah dieyahkan. Lihat saja, apa mahasiswa UGM sekarang berasal dari Yogyakarta dan dari strata ekonomi ke atas? Tidak semua begitu meskipun memang ada. So, yang terbaik adalah dengan tetap PD namun tak berlebihan dan tak kurang. Proposional ajalah...
Semoga lima faktor ini bisa menjadi saran berharga bagi para calon mahasiswa yang akan mengikuti UM UGM 2011. Kami doakan agar teman-teman diberi hasil yang terbaik. Dan mohon doanya agar diberi kekuatan untuk menuliskan tips, trik, dan info yang lain. Jika ada yang salah dan kurang, mohon dimaafkan ya...

sumber : http://www.kaffahmedia.com/buku/index.php?option=com_content&view=article&id=218:faktor-penyebab-gagal-um-ugm-2011&catid=56:mimbar-informasi&Itemid=86

Sabtu, 25 Desember 2010

Beasiswa S2 UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta

Pelajar Indonesia, bersama ini kami informasikan bahwa Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (MPRK-UGM) menawarkan program beasiswa Herb Feith Foundation Tahun 2009/2010 kepada calon mahasiswa MPRK-UGM. Kami mengharapkan tawaran beasiswa tersebut dapat dimanfatkan dengan sebaik-baiknya.

Agar dapat mengikuti prosedur dan mekanisme pendaftaran secara benar, kami mohon setiap calon dapat mencermati hal-hal sebagai berikut :
1. Beasiswa diberikan kepada 1 (satu) orang untuk Tahun Ajaran 2009-2010.
2. Calon Penerima Beasiswa Herb Feith Foundation diutamakan :
a) Perempuan
b) Dari wilayah Indonesia Timur atau daerah konflik.
3. Calon Penerima Beasiswa mengajukan surat lamaran atau permohonan
beasiswa kepada MPRK-UGM, dengan Melampirkan CV, foto berwarna terbaru
ukuran 4×6 sebanyak 2 (satu) lembar dan 3×4 sebanyak 2 (satu) lembar,
mengisi formulir Beasiswa Herb Feith Foundation (bisa di unduh di
alamat www.mprk.ac.id).
4. Pendaftaran di mulai pada tanggal 1 Desember 2009 sampai dengan
tanggal 15 Januari 2010.
5. Pengumuman dari hasil seleksi calon penerimaan beasiswa Herb Feith
Foundation tanggal 20 Januari 2010.
6. Ketidaklengkapan/keterlambatan pengiriman berkas pencalonan, dapat
mengakibatkan gugurnya pencalonan yang bersangkutan.
7. Hal-hal yang belum jelas berkaitan dengan proses dan mekanisme
pelamaran, dapat menghubungi kami, dengan contact person :
• Fatchur Rohman

Hp: 0813 2617 7519
Email : mprk@ugm.ac.id
Kirimkan formulir beserta kelengkapan lain ke alamat:
Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik
Universitas Gadjah Mada
Sekip K – 9 Yogyakarta 55821 Indonesia
Website: www.mprk.ugm.ac.id
Telp./Fax : +62 – 274 – 520733

http://beasiswabelajar.com/education/beasiswa-dalam-negeri/beasiswa-s2-ugm-universitas-gadjah-mada-yogyakarta.htm#more-1036

Tips Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri Ke Jerman

Sehubungan dengan banyaknya Pelajar yang berkeinginan untuk ke jerman tapi tidak punya kemampuan finansial yang cukup. Maka dengan ini BeasiswaBelajar.Com mencoba memberikan sedikit Tips Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri Ke Jerman berdasarkan pengalaman para pelajar yang telah berhasil untuk sampai ke Jerman dengan keuangan seadanya.

  1. Sehat jasmani, Ini syarat studi keluar negeri yang paling hakiki. Dimana saja didunia ini kalau gak punya duit susah buat hidup. Karena itu Anda harus sehat jasmani. Kalau aktifitas mahasiswa umumnya 4-10 jam per hari (kuliah dan kerja ) trus tidur 6-8 jam per hari. Anda persiapkan diri elu buat belajar dan kerja 14 jam sehari dan tidur max 4 jam. Jadi matiin jauh2 dari komputer, keluar dari rumah/warnet, jogging deh tiap sore dan pagi atau maen bola, volley dan olah raga lainnya.
  2. Bukti Akademis, Nilai akademis itu bukan bukti kalau Anda pandai, tapi bukti bahwa Anda bisa berusaha dan punya hasil diatas rata-rata. Saat Anda sudah tidak memiliki uang trus nilai pas-pas an. Gemana orang mau percaya buat ngasih Anda beasiswa, kalau buat bersaing di sekolah atau kuliah ajah Anda tidak bisa.
  3. Rajin mencari dan membaca, Informasi itu ada dimana-mana. Apalagi ada internet ama warnet. Nah daripada cari informasi gosip, donlot bokep atau film bajakan mendingan baca persyaratan untuk kuliah di jerman, apa ajah isi kuliahnya, pilihan jurusan nya, syarat untuk bikin visa, dapet beasiswa. dll.
    Makin banyak Anda baca makin banyak informasi yang Anda terima, makin spesifik pertanyaan Anda makin cepat dan mudah untuk Anda dapat jawaban.
http://beasiswabelajar.com/

kuliah atau kerja.. adalah pilihan kalian..?

Kuliah dulu, atau kerja dulu yaaa? Ada yang lagi bingung memutuskan untuk memilih yang mana? Yuk, kita bahas sama-sama, tapi keputusannya masing-masing yah.
;)
Waktu SMA, pasti ngga sedikit di antara kita yang punya pola pikir seperti inih: sekolah – kuliah –kerja. Sebenernya sih ngga salah koq. Helda dulunya juga gitu koq.

Kuliah atau Kerja
Kuliah atau Kerja
Iya. Dulu! ;p Di otak Helda ituh udah terprogram untuk belajar yang rajin, kuliah, trus kerja. Tapiii, ternyata apa yang Helda harapkan ngga bisa. Harus stop sampe: belajar yang rajin. Itu pun ngga serius lagi. Just for info, mama Helda pergiii jauuh dan lupa jalan pulang… itulah yang menyebabkan Helda kaga jadi merampungkan cita-cita untuk kuliah.
:(
Nah, pelajarannya buat kamuh-kamuh. Ngga ada patokan yang kaku sih untuk milih apakah kamu harus kuliah dulu atau kerja dulu. Alasan pertama, ya ituh, pengalaman Helda – kejadian yang ngga terduga. Yang mengharuskan Helda untuk milih ‘kerja dulu’, kuliah belum tau. .*Weks* Ngga mungkin kan Helda maksain diri buat kuliah, eh ntar putus di tengah jalan, gawat juga kan. Yup! Intinya sih ‘kondisi dan kemampuan’ masing-masing.
  • Kuliah Dulu
Kalo emang kamu sanggup, kuliah harus tetep nomer satu. Kenapa? Temen Helda pernah bilang ginih: “Kalo kita kerja dulu. Takutnya keenakan kerja, dah punya penghasilan sendiri. Jadi ngga doyan lagi dah buat kuliah.” Selain itu, kamu jadi lebih fokus untuk nyelesain kuliahmu, trus kamu juga punya persiapan yang lebih matang untuk menghadapi persaingan di masa mendatang.
  • Kerja Dulu
Especially, yang lulusan SMK sih, ‘kerja dulu’ emang pilihan dari awal. Kalo yang lulusan SMA, kayaknya susah de – tapi ngga menutup kemungkinan – kalo kamu punya talenta buat kerja, kenapa ngga?. Kelebihan kalo kamu milih untuk ‘kerja dulu’ adalah ya ntar kalo kuliah udah bisa ngebiayanya sendiri.
Namun, sebenernya ada juga pilihan lain yang mesti kamu pertimbangin. Apa ituh?
:-?
  • Kuliah Sambil Kerja
Kalo kamu termasuk orang yang pinter ngatur jadwal dan konsisten. Nah, yang inih worth it kamu lakuin. Selain nambah pemasukan dan bisa bantu ortu, kamu dapet pengalaman kerja kan?
  • Kerja Sambil Kuliah
Yang ini apa bedanya ama yang di atas, Hel? Menurut Helda ada bedanya. Di sinih kerjanya lebih dominan dan jadi prioritas, sedangkan kuliahnya hanya untuk sambilan ajah ;p. Ya, kalo kamu ngerasa kerjaan kamu udah ‘mantep’, ya ngga apa-apa juga sih. Sapa tau kan, tanpa kuliah kamuh bisa jadi direktur. Huehehehe.
:P
Dari pilihan di atas, yang manakah yang kamu sukai? Yuk, ikutan polling di bawah ini yah atau bisa share juga di kotak komentar. Tulis juga alasannya.

http://helda.info/2010/06/kuliah-atau-kerja/